Berita Terbaru – Beberapa kota besar di Indonesia sedang hadapi polusi udara yang telah masuk dalam kelompok beresiko. Bahaya yang tidak lebih mudah ditemui dari polusi suara. Polusi suara disimpulkan jadi suara yang menggangu ataukah tidak diharapkan, yang kurangi kualitas hidup. Suara jalan raya, gonggongan anjing, serta musik yang keras, adalah sebagaian dari penyumbang polusi suara.

Fakta Mengejutkan Yang Mengerikan Dari Polusi Suara

Tidak bisa dipungkiri kalau kita tidak bisa jauh dari suara. Sebagian besar tidak beresiko, tetapi kenyataannya suara memang punya pengaruh pada kesehatan. Laporan tahun 2014 yang diterbitkan oleh National Institute of Health ungkap jika hampir 10 juta orang Amerika alami masalah kesehatan, seperti penyakit jantung, sulit tidur, hipertensi, sampai hilangnya pendengaran, sebab paparan suara berisik. “Suara ialah polutan yang tidak kelihatan yang merubah pernafasan, gelombang otak, serta kenyamanan,” kata pendiri Quiet Mark, produk pengujian tingkat keributan yang berbasiskan di Inggris.

Desibel (dB) adalah pengukuran intensif suara, semakin intensif semakin tinggi angka desibelnya. Jadi, berapakah desibel yang termasuk polusi suara? Paparan 85 dB dalam tempo lama dipandang beresiko, tetapi suara 120 dB dalam sekejap juga dapat juga mengakibatkan kerusakan. Jadi contoh, suara bisikan di dekat telinga mempunyai 30 dB, suara kulkas seputar 40 dB, suara knalpot standard sepeda motor 68-81 dB, kereta api yang melalui 100 dB, serta sirine ambulans 120 dB. Untuk tahu berapakah keributan suara di seputar, kita dapat juga mengukurnya dengan aplikasi di hp.

Tidak hanya beberapa suara yang sumbernya jelas, nyatanya kita seringkali terkena suara yang tidak kita sadari serta benar-benar punya pengaruh, khususnya saat tidur. Telinga manusia sangat peka serta tidak sudah pernah istirahat. Jadi, walaupun sedang tidur, telinga kita masih kerja tangkap suara serta mengirimkannya ke otak untuk diinterpretasi. Dalam kata lain, walaupun kita tidak mengerti, tetapi suara dari sekitar lingkungan; suara jalan raya, musik yang disetel tetangga, sampai suara pesawat melalui, masih kita dengar serta badan kita bereaksi olehnya. Paparan suara berisik tidak cuma punya pengaruh pada organ pendengaran, dan juga kurangi ingatan serta kreatifitas, dan lemahkan potensi psikomotorik.

Dampak lain yang lebih serius dapat juga berlangsung. Walaupun kita tidak terjaga, paparan suara berisik dalam periode panjang dapat menyebabkan tanggapan depresi badan, yang akan meningkatkan tekanan darah serta detak jantung. Dalam periode panjang akan menyebabkan penyakit jantung. Karena itu, penting untuk mengerti bahaya polusi ini serta mulai batasi pemaparannya. Contohnya dengan memperkecil volume saat dengar music dari headphone, tutup rapat pintu serta jendela saat tidur, dan menggunakan penutup telinga saat ada di lingkungan kerja yang berisik.

admin Berita Terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *