Berita Terbaru – Perubahan jadwal dalam sebuah pertandingan memang tidak jarang terjadi dalam sebuah kompetisi yang panjang. Hal ini dilakukan oleh pihak penyelenggara dikarnakan beberapa hal yang membuat mereka terganggu. Baru baru ini Shopee liga 1 juga lagi lagi harus melakukan perubhaan jadwal. Kali ini yang terkana perubahan jadwal itu adalah Persija dan semen padang.

Begini Cara Pelatih Persija Isi Waktu Mereka Saat Pertandigan Mereka Di Tunda

Ditundanya dua pertandingan Persija Jakarta di Liga 1 2019, membuat team berjulukan Macan Kemayoran itu tidak rasakan laga sepanjang 19 hari. Terakhir kali, Persija lakoni laga hadapi Borneo FC pada minggu ke-21 Liga 1 2019 di Stadion Segiri, Jumat (27/9/2019).

Persija sebetulnya direncanakan mengadakan pertandingan hadapi Persela Lamongan, Rabu (2/10/2019) serta kontra Borneo FC, Minggu (6/10/2019), di Stadion Wibawa Mukti. Tetapi, ke-2 pertandingan itu pada akhirnya dipending karena tidak memperoleh izin keamanan. Alhasil persija pun lagi lagi harus puasa bermain untuk sementara waktu sampai hari yang sudah di tentukan.

Praktis, dengan ditundanya dua pertandingan itu, Persija langsung mengubah konsentrasi mereka ke laga seterusnya. Persija direncanakan melayani Semen Padang di Stadion Patriot Candrabhaga, Rabu (16/10/2019). Berarti, Ismed Sofyan dkk tidak rasakan laga dalam tempo yang lumayan lama. Sambil menanti pertandingan kontra Semen Padang, Persija merencanakan mengadakan pertandingan eksperimen.

“Tempo hari kami telah bicarakan permasalahan eksperimen dengan manajemen, hanya mungkin waktunya belum mengetahui,” kata asisten pelatih Persija Jakarta, Sudirman. “Namun, eksperimen ini tertutup sebelum menantang Semen Padang,” sebut Sudirman memberikan tambahan. Sudirman meneruskan, eksperimen itu dikerjakan atas keinginan pelatih anyar Persija Jakarta, Edson Tavares.

Edson Tavares ingin lihat potensi beberapa anak asuhnya pada pertandingan eksperimen itu. Untuk musuh tandingnya, Sudirman malas menyebutkannya. Tetapi, kemungkinan team yang akan dilawan Pasukan Ibu Kota itu datang dari team internal. “Pelatih ingin tahu potensi pemain sebab saat latihan serta bermain itu tentu beda,” tutur Sudirman. “Ia ingin tahu ciri-ciri pribadi dari beberapa pemain itu.” “Mungkin rivalnya internal ya sebab kami pun tidak ingin menonjolkank terlalu berlebih,” papar Sudirman memungkasi.

admin Berita Terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *