Berita Terbaru – Otoritas Beijing, China, minta masyarakatnya yang baru pulang dari liburan untuk dikarantina buat mencegah virus corona. Berdasar laporan media pemerintah, mereka disuruh menutup diri selama 14 hari. Bila tidak, mereka terancam untuk diberi hukuman. Dikutip BBC Sabtu (15/2/2020), langkah itu diambil ditengah-tengah berita Mesir menginformasikan masalah pertama infeksi virus corona di Afrika.

Warga China Yang Baru Pulang Dari Liburannya Diwajibkan Untuk Dikarantina Terlebih Dahulu Jika Tidak Akan Dihukum

Instansi mencegah virua Beijing menempatkan pengumuman buat masyarakatnya yang barusan kembali dari liburan Tahun Baru Imlek, Jumat (14/2/2020). Diambil Sky News, tiap orang yang baru pulang dari berlibur disuruh untuk lakukan karantina dengan mandiri sepanjang 14 hari ke depan. Atau, mereka disuruh ke arah tempat yang telah dipilih.

“Mereka yang menampik ketentuan mencegah virua corona akan diberi hukuman,” jelas pengumuman itu. Tidak diterangkan bentuk seperti apa hukuman yang diberi, dimana masyarakat harus juga menyerahkan gagasan perjalanan mereka ke petinggi ditempat. Lebih dari 20 juta orang tinggal di ibu kota China itu, dimana pemerintah perpanjang waktu libur untuk menahan penebaran patogen dengan nama sah Covid-19 itu. Komisi Kesehatan Nasional China pada Sabtu mengatakan, ada 143 masalah kematian baru, serta membuat korban wafat ada di angka 1.523. Selanjutnya 2.641 orang terkonfirmasi positif tertular, dengan jumlahnya pasien telah sampai 66.492 di semua Negeri “Panda”.

Misi yang di pimpin Tubuh Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan akan selekasnya mengadakan penyidikan diakhir minggu ini, fokus bagaimana virus ini menebar. Team itu berisi 12 anggota internasional dibantu 12 ahli dari China, dimana mereka akan mengerti seperti apa transmisi virus itu. “Kami akan pelajari tingkat keparahan penyakit, dan efek dari perlakuan yang dikerjakan,” kata Dr Mike Ryan, Direktur Eksekutif Program Kesehatan Genting WHO.

Afrika memberikan laporan masalah pertama
Kementerian Kesehatan Mesir pada Jumat memverifikasi masalah pertama virua corona di Afrika, yang disebutkan menerpa masyarakat asing. Kairo tidak mengutarakan dari negara mana korban berasal. Mereka cuma menjelaskan jika si pasien telah diletakkan dalam ruangan isolasi. Ahli awalnya mengingatkan insiden di Mesir tidak jadi yang pertama, mengingat dekatnya rekanan Afrika dengan China.

admin Berita Terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *