Berita Terbaru – Sekarang ini umat manusia benar benar sedang serius dalam mengatasi virus corona. Virus yang berkembang pesar di daerah asia timur dan juga beberapa negara besar di eropa ini benar benar menjadi momok yang merekan. Bagaiman tidak banyak sekali manusia yang sudah kehilangannya nyawannya lantaran penyebaran virus ini sangat membabi buta.

Di Tengah Tengah Penyebaran Virus Mematikan Ini BKPM Akhirnnya Memudahkan Segala Izin Perihal Kesehatan

Lalu bagaimana dengan negara kita di indonesia. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terus berupaya untuk mendorong otorisasi bagi organisasi yang diduduki dengan divisi kesejahteraan. Hal ini menjadi salah satu upaya yang bisia di lakukan pemerintah dalam memabantu tangani virus yang semakin hari semakin ganas ini. “Kami dan Kementerian Kesehatan fokus pada pengelolaan masalah Corona, sehingga organisasi yang memiliki hubungan untuk mengalahkan efek Covid, segala urusan yang berkaitan dengan hal ini akan kami lakukan secara cepat dan segera agar bisa dipercepat segala urusannya ,” kata Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia , Senin (23/3/2020)).

Hal ini dilakukan lantaran perizinan sebelumnnya ini mendapatkan susah dalam lakukan prosedur. Dia merujuk bahwa sebelum Corona terjadi, mereka mendapat informasi bahwa sebagian besar izin untuk beroperasi berasal dari bagian pertukaran dan menempati posisi kedua. Sementara itu, setelah Corona mengizinkan untuk beroperasi di bagian kesejahteraan melambung dan menggantikan situasi lisensi segmen pertukaran.

“Kami percaya bahwa di tengah-tengah infeksi Corona, para visioner bisnis dalam mengelola lisensi yang semakin berkurang ternyata tidak seperti itu dan tercatat bahwa dari 2 hingga 18 Maret 2020 ada 240.178 yang mengajukan permohonan otorisasi,” katanya dalam mendorong BKPM Command Center yang diselesaikan melalui komunikasi langsung, Senin (23/3/2020).

Bahlil juga merujuk jenis izin yang diperiksa oleh BKPM, misalnya, pendaftaran organisasi, Nomor Registrasi Bisnis (NIB), Izin Usaha (IU) dan Izin Operasional Komersial (IOK). “Saat ini ekspansi benar-benar terlihat dalam latihan Nomor Bisnis Utama (NIB) dari 18,99 persen dari agregat masa lalu dari 39.618 NIB menjadi 47.144 NIB,” jelasnya. Sebelumnya, posisi yang terlibat oleh divisi kesejahteraan berada di posisi ke-6 dan sekarang posisi nomor dua untuk menggantikan area pertukaran.

admin Berita Terbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *